Penulis: Ahmad Firdaus|
Ramadhan selalu datang dengan dua wajah. Di satu sisi, masjid dipenuhi oleh jamaah yang rindu sujud, tilawah, dan i’tikaf. Namun di sisi lain, kita juga menyaksikan fenomena yang tidak kalah mencolok: warkop dan kafe yang ramai hingga larut malam, bahkan menjelang sahur.
Kamis, 19 Maret 2026
Rabu, 18 Februari 2026
Perdamaian Masih Impian
Penulis: Ahmadie Thaha (Cak AT) |
Bayangkan sebuah panggung megah di Washington, penuh lampu kristal diplomatik, karpet merah tebal, dan spanduk bertuliskan “Peace”. Lalu, pada Kamis hari ini (19/2/2026) masuklah para delegasi dunia, sebagian membawa map, sebagian membawa harapan, dan sebagian lagi — sejujurnya — membawa proposal proyek.
Minggu, 15 Februari 2026
Jam Karet, Antara Tradisi, Kelalaian, dan Pengkhianatan Amanah Waktu
Penulis: Ahmad Firdaus |
Fenomena jam karet telah lama menjadi penyakit laten dalam banyak organisasi, termasuk organisasi Islam. Rapat yang dijadwalkan pukul 08.00 baru dimulai pukul 09.00, pengajian atau musyawarah umat yang tak kunjung dimulai karena "menunggu tokoh". Ironisnya, semua ini terjadi dalam organisasi yang menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai rujukan utama.
Sabtu, 14 Februari 2026
Tinta yang Ditanyai
Penulis: Siti Endah Permata |
Ibnul Qayyim Rahimahullah pernah berkata, "Kebahagiaan manusia adalah dengan baiknya tiga hal (yaitu pendengaran, penglihatan, dan hati). Sedang kesengsaraan manusia adalah karena rusaknya tiga hal tersebut." (Miftah Daar As-Sa'adah, 1:354)
Selasa, 10 Februari 2026
Dakwah Maksiat Lebih Gencar daripada Dakwah Kebaikan
Penulis: Ahmad Firdaus |
Maraknya maksiat di tengah umat Islam hari ini bukan sekadar persoalan lemahnya iman individu. Ia adalah indikator telak bahwa dakwah maksiat jauh lebih gencar, masif, dan sistematis dibanding dakwah kebaikan.
Maraknya maksiat di tengah umat Islam hari ini bukan sekadar persoalan lemahnya iman individu. Ia adalah indikator telak bahwa dakwah maksiat jauh lebih gencar, masif, dan sistematis dibanding dakwah kebaikan.
Jumat, 30 Januari 2026
Paradoksnya Paradoks
Penulis: Ahmadie Thaha (Cak AT) |
Di puncak Davos, Swiss, udara menusuk tulang. Salju turun pelan, seperti tepuk tangan alam yang sopan tapi dingin minus derajat. Di sanalah Presiden Prabowo Subianto berdiri, berjas rapi, suara menggelegar, dan pidato mengalir seperti api unggun di tengah musim dingin kapitalisme global.
Minggu, 25 Januari 2026
Lingkaran Setan Izin Muadalah
Penulis: Ahmadie Thaha (Cak AT) |
Pagi di Mojogedang itu tidak ada yang istimewa. Hanya spanduk dan umbul-umbul berkibar pelan. Tidak ada libur merah, tidak ada sirene protokoler, tidak pula karpet tebal ala istana. Namun bagi pesantren, pagi itu terasa berat sekaligus hangat — seperti secangkir kopi yang diminum sambil menahan banyak hal di dada.
Langganan:
Komentar (Atom)